Jumat, 30 November 2012

Mengenal Fungsi Otak Kanan Dan Otak Kiri kita

Otak manusia terbelah menjadi dua bagian. Kedua bagian otak tersebut bertanggung jawab silang, maksudnya belahan otak kanan bertanggung jawab terhadap tubuh dan otak kiri berfungsi sebaliknya. Hal ini berarti bila otak kanan seseorang lebih dominan, maka orang tersebut cenderung menjadi kidal atau aktif dengan bagian tubuh kiri. Kedua belahan otak sangat identik tapi berbeda fungsi. Masing-masing otak berperilaku berbeda. Brain Functions Fungsi Dari Otak Kanan Dan Otak Kiri Otak adalah organ tubuh yang paling vital dan penting bagi kelangsungan hidup manusia. Jika manusia diibaratkan sebuah komputer, otak adalah prosesornya. Otak manusia terdiri lebih dari 100 miliar saraf yang masing-masing terkait dengan 10 ribu saraf lain. Otak adalah organ tubuh vital yang merupakan pusat pengendali sistem saraf pusat. Otak manusia terbagi menjadi dua dan dibatasi oleh celah longitudinal. Celah longitudinal disebut juga dengan celah great longitudinal atau celah longitudinal cerebral merupakan alur dalam yang memisahkan kedua belahan otak manusia. Ada keuntungan manusia memiliki otak yang terintegrasi. Dengan dua permukaan permukaan menjadi lebih luas, yang memungkinkan untuk pertumbuhan dan pendinginan. Dengan dengan dua belahan, otak menjadi memiliki fungsi masing-masing.



Otak Kiri
Otak kiri dicirikan dengan karakteristik yang berhubungan dengan kemampuan analisis, logis, urutan, objektif dan rasional. Dengan karakterisitik ini, orang yang dominan menggunakan otak kiri cenderung memiliki pendekatan rasional terhadap kehidupan. Orang yang dominan otak kiri akan lebih tertarik dengan angka, kata-kata atau simbol. Dengan cara berpikirnya yang logis dan rasional, individu dengan dominansi otak kiri cenderung melakukan kemampuan analisa dengan baik. Misalnya dalam bidang teknik atau akutansi. Orang dengan dominasi otak kiri berpengalaman dalam perencanaan, dan orang ini jarang sekali melakukan persiapan di saat-saat terakhir.

Otak Kanan
Di sisi lain, karakteristik yang terkait dengan otak kanan adalah intuitif, acak, subjektif, holistik (secara menyeluruh) dan sintesis. Dengan karakteristik ini, orang yang dominan dengan otak kanan cenderung lebih kreatif ketimbang orang yang dominan otak kiri. Kenyataan bahwa orang dengan dominansi otak kanan lebih cenderung menyukai aspek visual, sehingga orang-orang tersebut jarang menanggapi masalah secara rinci. Individu dengan dominansi otak kanan cenderung lebih kreatif dan intuitif, baik di bidang seni yang kreatif, maupun di bidang-bidang lainnya. Individu tersebut memiliki waktu yang tepat untuk memprioritaskan hal-hal yang sulit, karena sebagian besar keputusan yang dibuat pada saat terakhir. Jika dua individu diberikan beberapa kasus, satu dengan dominansi otak kanan dan yang lainnya dengan dominansi otak kiri, orang dengan dominansi otak kanan akan mulai bekerja tanpa melalui manual instruksi. Sedangkan individu dengan dominansi otak kiri akan melakukannya melalui manual, memahami konsep, baru kemudian menangani kasus tersebut.


Beberapa Cara Uji coba untuk melihat penggunaan otak yang lebih dominan 
Berikut ini ada sebuah test menarik yang gua ambil dari salah satu blog, yang katanya di ambil dari The Daily Telegraph, sebuah test unutk menguji otak mana yang sedang anda gunakan. Coba perhatikan gambar penari dibawah ini. Apakah anda melihat penari tersebut berputar searah jarum jam? Ataukah sebaliknya?

 
Apabila anda melihatnya berputar searah jarum jam, berarti anda lebih cenderung menggunakan otak kanan, begitu juga sebaliknya. So, setelah itu cobalah fokuskan dan rubahlah arah putaran untuk memberikan kesempatan pada bagian otak lain anda untuk bekerja.


Atau,


Tes A

Genggamlah tangan Anda bersama-sama, seperti jika Anda berdoa kemudian perhatikan ibu jari tangan Anda.
Jika ibu jari tangan kiri berada di bawah ibu jari tangan kanan artinya otak kiri. Jika ibu jari tangan kanan di bawah ibu jari tangan kiri artinya otak kanan. Jika tangan Anda sama seprti di gambar, maka Anda otak kiri.

Tes B

Lipat (silangkan) tangan Anda di depan Anda.
Jika tangan kanan Anda tepat di atas tangan kiri artinya otak kiri. Jika tangan kiri Anda tepat di atas tangan kanan artinya otak kanan. Jika posisi Anda sama dengan gambar, maka Anda otak kiri.
Bagaimana Hasilnya?

(Tes A) Kanan + (Tes B) Kiri = seimbang cenderung otak kanan 

Sangat perhatian, konvensional, berbelit-belit, cepat akrab dengan orang lain, waspada, pengalah, stabil.
(Tes A) Kanan + (Tes B) Kanan = Dominan otak kanan
Suka tantangan dan bersikap apa adanya, cepat bertindak, imajinasinya kuat, selalu ingin tahu, dan suka tantangan, ceroboh dan nekat, jarang mendengarkan pendapat.
(Tes A) Kiri + (Tes B) Kiri = dominan otak kiri
Berdedikasi, cuek, perfeksionis, logis, selalu merasa benar, bisa dipercaya, kaku, memiliki banyak hal yang membanggakan, lawan yang tangguh.
(Tes A) Kiri + (Tes B) Kanan = seimbang cenderung Kiri
Suka mengurusi orang lain, berbakat jadi pemimpin, pandai berbicara dan menyiasati situasi, perhatian, tenang, bertanggung jawab, selalu berhati-hati dalam berpenampilan.

Jadi, bagaimana kepriadian Anda berdasarkan bagian otak yang sering dipakai? Apakah hasilnya sama?
Semoga bisa bermanfaat bagi sobat-sobat pembaca sekalian, terimakasih. :)

(Referensi : Berbagai Sumber) 

Kamis, 29 November 2012

Nikmatnya Bersyukur

Tuhan menciptakan semua yang ada didunia ini berpasang-pasangan, ada siang ada juga malam, ada suka ada bahagia, ada tangis ada juga tawa dan begitu juga dengan kata-kata lainya, satu tujuan yang bisa kupahami dari itu semua adalah "Keseimbangan". Tuhan ciptakan semua berpasang-pasangan agar bisa menjaga keseimbangan dalam kehidupan didunia ini, bayangkan jika didunia ini hanya ada waktu malam saja? atau didunia ini semua manusia itu wanita doang atau lelaki doang? sungguh kita tak tau apa yang akan terjadi, namun itulah keadilan Tuhan semua itu Tuhan ciptakan tak lain dan tak bukan agar manusia bisa mengerti arti syukur, Nah pada Tulisan kali ini aku mau menggambarkan sesuatu kata "Syukur".

Sob, aku mau tanya, apa yang kalian pertama kali tergambar ketika kalian mendengar kata "Syukur"? kalo boleh aku tebak pasti rasa terimakasih yang besar kepada Tuhan atas semua nikmat yang telah diberikannya,mudah-mudahan jawabanku itu tidak meleset jauh dari yang ada dibenak kalian. Sebab menurutku tentang rasa Syukur manusia kerap sekali salah kaprah, mereka bersyukur ketika rasa suka (Bahagia) datang. Padahal tidak sob, jika manusia baru akan bersyukur ketika bahagia maka sesungguhnya dia tidak benar-benar memahami arti rasa syukur tersebut. Sekarang silahkan pilih, "Bahagia yang membuat kita Bersyukur atau Bersyukur yang membuat kita Bahagia"? kalo menurutku sih "Bersyukur yang membuat kita bahagia" karena ketika manusia bisa meresapi nikmatnya bersyukur maka hati akan menjadi tenang karena rasa percaya bahwa sesungguhnya Tuhan tidak menciptakan sesuatu yang sia-sia. So, mau sedang suka ataupun duka kita wajib untuk mensyukuri semuanya, itu Tugas manusia sob.
Lantas bagaimana dengan orang-orang yang hanya bersyukur ketika bahagia saja? Sesungguhnya mereka tidak sepenuhnya salah karena memang sifat dasar manusia yang hanya akan berterimakasih ketika sudah mendapatkan sesuatu, dan bagiku itu bukan kelebihan sob. Ketika manusia baru akan bersyukur saat mendapatkan kebahagiaan yang diinginkannya secara spesifik, bagaimana dengan ketika manusia mendapatkan kebahagiaan tetapi tidak sesuai keinginannya? Contohnya begini, ketika seseorang berharap bisa mendapatkan pacar yang cantik, baik, pintar dan kaya namun kenyataannya yang diberikan Tuhan hanya dua dari empat komponen yang diharapkan tadi, apakah kita lantas malah tidak bersyukur? Naif sekali sob, Tuhan biasanya memberikan yang kita Butuhkan bukan sesuatu yang kita inginkan sebab Tuhan lebih tau mana yang terbaik untuk manusia, semoga kita termasuk dalam golongan orang-orang yang bersyukur. Aamiin..

Senin, 26 November 2012

Antara Mimpi dan Realita

“What is a life? They say its from B to D, from BIRTH to DEATH, 
but whats between B and D? it’s a C, so what a C? it’s a CHOICE. 
Our live is a matter of CHOICES, life well and it will never go wrong”

Sebuah gambaran tentang realita dasar kehidupan yang sangat menarik ketika pertama kali kubaca difacebookku, statement itu memberikanku sebuah inspirasi untuk tulisan ini. Sobat-sobat pembaca, tidak bisa dipungkiri bahwa setiap manusia punya persfektif sendiri-sendiri tentang arti kehidupan, banyak yang bilang kalo hidup itu adalah perjuangan, hidup itu adalah tantangan dan hidup itu adalah pilihan, tetapi Cuma baru sahabatku Abrar Dillahi yang nyebutin kalo hidup itu adalah masalah. (Hehe)
So what, itu persfektif mereka dan semuanya sah-sah saja, Namun kali ini aku ingin membahas tentang pilihan dalam hidup.

Konsep dasarnya simple, Hidup memang dari Lahir menuju Mati, namun akan ada banyak pilihan yang datang saat kita sedang menjalaninya, itu bukti bahwa Tuhan memang menciptakan Manusia dalam bentuk sempurna dengan nalar yang dimilikinya, nalarlah yang membantu kita untuk memilih dengan pertimbangan-pertimbangan yang ada dan belajar dari sejarah dan pengalaman yang telah dilewati. Semua itu adalah realita yang tak terbantahkan dalam kehidupan setiap pribadi didunia ini, yang berbeda hanyalah cara memilih dan alasan untuk memilih, kalo bagiku ini bukan hanya tentang pilihan tetapi harus diiringi dengan Komitmen yang kuat atas setiap pilihan yang telah kita ambil, tidak adanya komitmen yang mengiringi pilihan menjadikan manusia itu labil, terlalu mudah untuk mengambil keputusan dan kemudian merubahnya lagi. Ketahuilah sob, Hidup bukan permainan yang bisa dibuang dan diganti dengan yang baru ketika kita sudah merasa jenuh dan bosan ketika menjalaninya, sebab sangat banyak orang-orang yang mempunyai mimpi-mimpi dalam hidupnya, sebuah harapan yang ideal dan berharap semuanya bisa terwujud dimasa depan,tapi tidak sedikit juga orang yang kecewa ketika mimpi-mimpi dan harapannya tidak bisa direalisasikan namun itu bukanlah stigma yang malah akan membuat kita takut untuk bermimpi, sebab hidup memang berawal dari mimpi,harapan dan cita-cita bahkan karakter seseorang juga bisa kita ketahui melalui mimpi-mimpi dan
cita-citanya, orang yang mimpinya lebih kecil biasanya cenderung pesimis, karena untuk bermimpi saja takut apalagi harus menjalani fakta yang sesungguhnya, namun orang-orang yang memiliki mimpi-mimpi yang lebih besar biasanya adalah golongan orang-orang yang berani, berani bermimpi dan siap untuk menjalani realita yang sebenarnya, sebab ketika satu mimpi besar tidak terwujud maka minimal hanya akan meleset satu level dibawah mimpi besarnya. Contoh, ketika kita bermimpi jadi Presiden, maka jika tidak terwujud minimal bisa jadi ketua DPR atau lebih kecil lagi Mentri Negara lah. Namun coba bayangkan jika sebaliknya? Makanya aku bilang orang-orang yang mimpinya kecil lebih cenderung pesimis.
Mimpi dan Realita tidak selalu sejalan, harapan dan kenyataan tidak selalu sesuai dengan keinginan kita dan itu Tuhan ciptakan bukan tanpa alasan, Tuhan ingin manusia bisa berfikir dan memaksimalkan fungsi otaknya dalam menjalani kenyataan hidup, ketika mendapatkan masalah dan ketika dihadapkan pada sebuah pilihan, makanya ada banyak sekali kata-kata “Berfikir” didalam Al-qur’an. Semoga kita termasuk dalam golongan orang-orang yang berfikir. Aamiin.. 

Sabtu, 24 November 2012

Hakikat Cinta

Seorang sahabatku punya sebuah gambaran tentang apa itu Cinta, dan dia ingin berbagi dengan kalian semua sobat-sobat pembaca blog gua, jadi ni gua post tulisannya diblog gua semoga ada manfaatnya bagi kita semua.

"Cinta merupakan anugrah yang diberikan Tuhan kepada manusia selaku makhluk Tuhan yang paling sempurna. Namun semuanya dikembalikan kepada manusia karena menghargai konteks relativitas dalam mengartikan apa yang dimaksud dengan cinta, sehingga sangat banyak persfektif tentang cinta, ada juga yang bilang kalo cinta itu menyakitkan, sehingga membuatnya lepas kontrol dan melakukan hal-hal yang tidak positif yang tidak selayaknya dilakukan oleh seseorang yang memiliki hati dan nalar sebagai penghargaan dalam bentuk syukur kepada Tuhan. Pada hakikat yang sebenarnya cinta itu membuat kita bahagia, karena memang cinta akan selalu mengarahkan kita kepada jalan yang positif. Salah satu contohnya adalah ketika aku di perintahkan untuk shalat, yakin dan percayalah itu akan mendekatkan kita kepada Tuhan sebab satu langkah kita berjalan mendekati-Nya maka tiga langkah Dia akan mendekati kita, karena kehidupan dunia hanyalah persinggahan belaka menuju kehidupan yang hakiki diakhiraat kelak. Perlu kita sadari bahwa kita adalah makhluk sosial, dimana kita harus saling berkomunikasi demi menjaga tali silaturrahim sesama manusia, sebab Tuhan tidak hanya memerintahkanku untuk selalu beribadah pada-Nya, namun berhubungan serta menjaga hubungan dengan sesama manusia juga wajib atau kalo dalam istilah bahasa dalam ajaran agamaku disebut dengan hablumminannas. Tuhan akan menyayangi kita jika kita menyayangi-Nya semua tergantung bagaimana rasa cinta dan keimanan kita kepada Tuhan. Begitu pula seharusnya kita kepada sesama manusia, jika kita cinta kepada seseorang kita harus mengetahui terlebih dahulu apa  yang kita butuhkan, dan kita juga harus tau apa yang dibutuhkannya agar jalannya hubungan vertikal itu bisa seimbang saling menjaga dan memahami satu sama lainnya. Yang jelas cinta akan membuat seseorang akan lebih bahagia, dan juga selalu memberikan keceriaan serta kebahagiaan kepada kita.
sekian lah dari aku.
Wallahul muwafieq ilaa aqwamittharieq.
wassalam." (Khairul Rofiq)
Gimana sob? Itu tadi tulisannya beserta namanya juga gua tulis deh biar tidak kena pelanggaran hak cipta. hehee
Jangan lupa komentarnya sob, thanks.

"BAHAGIA" Pilihan atau Takdir?

Sering kali kita dilupakan dengan esensi dari sebuah kebahagiaan. Pertanyaannya sederhana, Membahagia atau dibahagiakan? Mari kita coba sama-sama renungkan pertanyaan tersebut.

jika "Membahagiakan" menjadi pilihan bagi manusia maka siapa yang mau membahagiakan orang lain tanpa memperdulikan kebahagiaannya sendiri? Jika ada maka dia akan menjadi manusia paling naas sedunia karena mengorbankan kebahagiaan sendiri demi kebagiaan orang lain, padahal jika benar-benar dipahami maka sesungguhnya kebahagiaan yang sesungguhnya adalah ketika kita membahagiaakan orang lain apalagi orang yang kita cintai, meskipun kita tidak bisa menafikan bahwa itu akan sangat berat dan butuh hati dan jiwa yang besar untuk menerima itu semua, namun yang terpenting itu bukanlah sesuatu yang mustahil dalam perealisasiannya, kuncinya selalu berfikir positif atas apa yang telah dan akan terjadi dan percayakan bahwa Tuhan maha adil dan maha penyayang seharusnya itu salah satu sifat Tuhan yang akan membuat kita kuat dalam menjalani cobaan-cobaan dari-Nya. Kenapa aku begitu yakin dengan hal itu, sebab Tidak mungkin Tuhan menyia-nyiakan dan menelantarkan orang yang dia sayang, So persembahkanlah dirimu kepada-Nya percayakan bahwa Tuhan bisa membahagiakanmu kapanpun, dimanapun dan dengan siapapun yang Dia mau.
Bagaimana dengan "Dibahagiakan", Apakah orang-orang yang selalu dibahagiakan berarti dia selalu ditakdirkan untuk bahagia? belum tentu sob, karena tidak ada kebahagiaan yang abadi didunia ini ada kalanya kita akan menangis karena kebahagiaan sejati sesungguhnya hanya milik orang-orang yang selalu berada dijalan-Nya dan selalu mengharapkan ridho-Nya, Mudah-mudahan kita termasuk dalam golongan orang-orang yang demikian. Aamiin.
Maka renungkanlah dan pahamilah esensi dari kebahagiaan sesungguhnya, kebahagiaan bukanlah konteks keegoisan semata, apalah artinya sebuah kebahagiaan jika saudara dan sahabat-sahabat kita sedang bersedih, Sesungguhnya Tuhan menciptakan manusia untuk saling membantu dan saling bahu membahu dalam menjalani hidup dan menghadapi cobaan-cobaan yang diberikan Tuhan untuk membesarkan hati kita kerena akan menjadi sebuah kebahagiaan yang indah ketika kita bisa tertawa bersama saudara-saudara dan sahabat-sahabat kita.

Jumat, 23 November 2012

Tips Anti Galau

"Aku ingin berjalan ditengah derasnya hujan agar tak ada yang tau bahwa aku sedang menangis"
Berawal dari kisah pribadi yang pernah ku alami ketika menjalani hidup tanpa keseimbangan dan hanya melihat dengan sebelah mata saja sehingga efeknya lebih cenderung termenung dan menyendiri dengan kesedihan dan tak tau harus berbuat apa, kalo bahasa anak muda sekarang sih GALAU, satu kata yang paling tak ingin dirasakan oleh setiap anak muda yang akan dan telah menjalani hubungan bersama pasangannya.

Aku mau sedikit berbagi tips yang mudah-mudahan juga bisa membantu sobat-sobat pembaca terutama yang sedang galau (hahaa). kalo yang aku alami sih lebih menyakitkan menurut aku, ketika semua harapan dan cinta telah kita gantungkan padanya tetapi kenyataan yang harus diterima tidak sebanding dengan harapan dan pengorbanan, coba sobat-sobat bayangkan apa yang akan anda rasakan dan itulah yang telah aku rasakan baru-baru ini, tapi aku bisa mengatasinya dengan cara aku sendiri sob, dan cara itu juga yang akan kupaparkan disini.
  • Sholat
Gua muslim sob, Gua percaya Tuhan  gua maha adil, maha pengasih dan maha mendengar. So, ketika gua menemukan kebuntuan dalam menjalani hidup gua bakal serikan semua masalah yang gua alami ke Dia karena sesungguhnya hanya Dia tempat bergantung, so simple sob ketika kalian percaya bahwa Tuhan ada pada diri kalian buat apa kita harus galau, maka ketika kita galau berarti secara tidak langsung kita sudah mengatakan bahwa kita tidak berTuhan. karena Tuhan tidak akan mungkin mendzolimi hamba-hambanya dan Tuhan tidak pernah mengajarkan kita untuk mengeluh apalagi menyerah pada masalah, kemudian Tuhan itu maha mendengar sob, maka ceritakan semua keluh kesah dan kelemahanmu maka Tuhan akan menjawabnya. kuncinya cuma satu "Percaya".
  • Ceritakan masalahmu kepada sahabat terbaikmu
Setiap orang pasti memiliki sahabat, dan ada salah satu diantara mereka yang merupakan sahabat terbaikmu dan yang pasti kalian percayai, gua percaya ketika kita menceritakan masalah yang kita alami pada orang lain maka sedikit beban akan berkurang, silahkan coba. dan gua juga percaya pada sahabat-sahabat gua, sebab sahabat terbaik tidak akan membiarkan sahabatnya terlarut dalam kesedihan yang berkepanjangan, dan gua yakin dia akan membantu kalian untuk menemukan jalan keluar yang konkrit dan solusi-solusi terbaik..
  • Berkumpul bersama teman-teman
Teorinya sederhana, manusia adalah makhluk sosial saling terkait dan saling membutuhkan satu sama lainnya, maka sadari itu sob karena kebahagiaan sesungguhnya adalah ketika kita bercanda gurau bersama dan tertawa bersama sahabat-sahabat terbaik kita. gua yakin semua beban kalian akan berkurang drastis bahkan bisa jadi akan melupakan semua masalah itu, sebab gua percaya bahwa orang-orang yang benar-banar menyadari hidupnya adalah orang-orang yang selalu tersenyum dan tertawa dalam kondisi apapun.
  • Senyumlah dengan ikhlas
Kalian percaya kalo senyum adalah obat yang paling mujarab untuk mengobati segala macam penyakit? Gua pernah baca bahwa ketika kita menarik kedua ujung bibir naik keatas maka akan keluar sebuah aura ketenangan yang bisa membuat kalian merasa nyaman, dan ketenagan serta rasa nyaman itulah yang akan membantu kalian untuk menguragi beban-beban yang terasa berat, karena senyum itu sedekah sob tapi ingat senyum yang dimaksud adalah senyum dengan "Ikhlas"
  • Rubahlah energi negatif yang terkumpul didalam diri menjadi energi positif
Tidak bisa dipungkiri bahwa kegalauan merupakan wujud nyata dari energi negatif yang tidak terkontrol, membiarkannya menguasai diri berarti menyerahkan sebagian nyawa kepada iblis. So, pertanyaannya simple, Mau jadi budak Iblis? kalo gua sih ogah, sori-sori aja ya. (hehee).
Lebih baik alihkan energi negatif yang terkumpul itu kepada hal yang positif, akan lebih mudah ketika kita bisa menyeimbangkan pengaruh logika dan hati. sebab logika akan selalu mengarah kepada hal-hal yang lebih rasional, salah satu contohnya apa yang gua lakuin sekarang, gua dapat pelajaran berharga dari apa-apa yang telah gua jalani, meskipun menyakitkan itu tidak lantas membuat gua harus galau, lebih baik gua nulis, gua bisa belajar, gua juga bisa berbagi bersama sahabat-sahabat gua, dan semuanya itu positif dan baik untuk diri dan lingkungan gua.

Demikian sekilas cerita yang pernah gua alami yang coba gua gambarkan dengan sesuatu yang singkat, semoga bisa bermanfaat bagi sobat-sobat pembaca sekalian dan gua ingatin satu yang yang terpenting Niat sob, kuatkan niat didalam hati untuk tidak myerah pada keadaan sebab akan selalu ada pesan yang ingin tuhan sampaikan pada setiap masalah-masalah yang kita hadapi dan ketika kita bisa menemukan dan mengetahui isi pesan itu maka disaat itu kita sudah naik satu level dalam menjalani proses hidup yang singkat namun penuh lika liku ini. Semoga bisa bermanfaat dan gua harap komentarnya karena gua hanya manusia biasa yang masih sangat jauh dari kebenaran.
Wallahul muwafieq ilaa aqwamittharieq.
Wassalam

Selasa, 20 November 2012

Energi Positif dan Energi Negatif

Manusia adalah makhluk sosial dimana satu sama lain saling membutuhkan dan saling terikat dalam satu hubungan sejarah meskipun dengan literatur yang berbeda-beda, tidak ada manusia yang mampu bertahan sendiri dalam menjalani kehidupan itu sudah dibuktikan dengan kisah pada waktu sebelum diciptakannya Siti Hawa untuk menemani adam yang hidup sendiri disyurga, ketika Adam melihat seluruh hewan yang ada disyurga berpasang-pasangan maka Adam pun menyadari kesendiriannya dan meminta kepada Tuhan supaya diciptakan untuknya seorang pasangan yang bisa menemaninya disyurga sehingga Tuhan menciptakan Hawa. Itulah sejarah pertama yang tak bisa ditolak lagi kebenarannya, itu menjelaskan dengan gamblang bahwa manusia saling membutuhkan satu sama lainnya.

Keberadaan dan keterkaitan ini juga tidak lepas dari energi jiwa yang terdapat dalam pribadi setiap umat manusia, kita sering mendengar ini dengan sebutan energi positif dan energi negatif, satu pertanyaan yang paling mendasar adalah apa itu energi positif dan energi negatif?
  • Energi Positif.
 Energi positif atau yang sering kita sebut dengan kekuatan sugesti merupan hal yang mendasar yang terdapat didalam setiap individu manusia dimuka bumi ini, kekuatan sugesti itu dibuktikan dengan adanya keberanian, semangat, dan motifasi dalam menjalani ataupun melakukan sesuatu. Pada keterkaitannya dengan manusia-manusia lainnya energi positif sering kita sebut dengan ikatan bathin atau yang biasanya disebut dengan "Cinta" kata yang sering membuat manusia memiliki hasrat untuk bersama, mengerti, memahami, dalam sebuah kasih sayang bersama manusia-manusia lainnya. Contohnya, seseorang bisa memberikan rasa nyaman kepada pasangannya ketika mereka sudah saling mencintai, seseorang juga bisa memberikan motivasi kepada temannya ketika temannya sedang dilanda kegelisahan dan ketakutan, itu semua membuktikan keterkaitan yang nyata antara sesama manusia.
  • Energi Negatif.
Bertolak belakang dengan energi positif, energi negatif lebih cenderung memberikan efek yang terbalik. Rasa takut, kurang percaya diri, tidak semangat, rasa cemas dan gelisah yang selalu memposisikan pribadi manusia menjadi lemah dan tak mampu mengimbanginya dengan logika yang sehat, kaitannya dengan sesama manusia sangat jelas sekali karena aku sering secara tidak langsung bisa merasakan ketika ada seorang sahabatku yang sedang merasa takut, cemas ataupun gelisah, seseorang akan merasakan kegelisahan ketika mereka melakukan kesalahan itu adalah bukti bahwa hatinya masih berfungsi dan masih bisa merasakan,itu juga merupan bukti bahwa pada saat inu dia sedang dipengaruhi oleh energi negatif yang ada didalam dirinya sendiri.

Ini ibaratkan sesuatu yang baik dan sesuatu yang buruk serta akan sesalu berbeda dan bertolak belakang, itu lah dua sisi yang ada didalam diri manusia sehingga sifat dan karakter manusia berbeda-beda, maka satu hal yang harus dilakukan untuk menghindari itu semua adalah menjaga keseimbangan antara energi positif dan energi negatif yang terdapat didalam diri, karena kita akan lebih mudah mengontrol itu semua, sebab biasanya ketika energi negattif lebih mendominasi manusia sering kehilangan akal, marah emosi dan selalu menuruti egonya sendiri namun sebaliknya jika energi positif lebih mendominasi manusia akan selalu tersenyum dalam menjalani kehidupan menggap keberadaan sahabat dan saudara-saudaranya yang lain kemudian juga memberikan arti yang sesungguhnya tentang hakikat kehidupan.

Senin, 19 November 2012

"SIAPA AKU?"

Pelajaran pertama dalam hidup adalah bagaimana memahami hati dan pribadi masing-masing, contoh kasusnya lebih simple sob, cobalah bercermin dan tanyakan siapa kau? bisakah anda menjawab pertanyaan itu? 
Bagi sebagian orang mengerti akan diri dan pribadi masing-masing itu lebih gampang dari yang dibayangkan karena kita melihat dan menilai dengan kemampuan alami  kita. Contoh,  kita akan sangat mudah mengetahui apakah kita termasuk dalam golongan orang-orang pemarah atau tidak hanya dengan menghitung jumlah kemarahan yang kita luapkan perhari. So, kalo presentasinya lebih dari 50% positif anda termasuk dalam golongan orang-orang pemarah. Tetapi sebagian lainnya beranggapan bahwa memahami diri sendiri saja sudah susah bagaimana memahami orang lain? itu adalah pertanyaan yang sangat lumrah dan sangat sering terdengar disekitar kita. Contoh, banyak orang yang tau kalau mereka pemarah tetapi tidak tau kenapa mereka jadi pemarah. Itu adalah konteks dasar dalam memahami diri  sendiri sob.

Hari ini aku mendapat sebuah pelajaran baru dalam proses perjalanan hidup yang kompleks ini, dimana aku harus menjadi seseorang yang sabar menghadapi egoku sendiri, aku bahkan tidak tau kalo aku harus bahagia ataukah tidak?  aku melihat, mendengar, merasakan dan aku menilai semuanya lewat apa yang telah kulihat, kudengar dan kurasakan, secara garis besar bisa kukatakan itu konteks dasar dalam memahami hidup karena akan lebih mudah memahadi kehidupan dengan cara otodidak, makanya banyak yang bilang belajarlah dari pengalaman, tapi pertanyaannya, apakan kita harus masuk lubang dulu baru bisa mendapat pelajarannya? Tentunya tidak sob, sebab itu menandakan bahwa kita termasuk dalam golongan manusia-manusia yang merugi karena tidak bisa menggunakan nalar yang sudah Tuhan berikan sebagai anugerah yang besar yang bahkan tidak dimiliki oleh malaikat. Itulah fungsinya sebuah teori dalam kehidupan, agar tidak semua orang harus masuk kedalam lubang yang sama untuk mendapatkan pelajarannya, agar kita bisa melihat dan belajar dari kesalahan orang lain, itu juga yang jadi motif aku menulis kisah singkat mengenai sepenggal sejaran yang pernah kujalani ini..
Jika dikaji lewat konteks hakikat dan syariat maka garis hubungan itu dabagi menjadi dua, pertama Garis Vertikal (Hubungan manusia dengan Tuhannya) dan garis Horizontal (Hubungan manusia dengan manusia lainnya). esensi dari Hubungan manusia dengan Tuhan adalah tentang bagaimana cara kita bersyukur atas apa yang telah diciptakannya dan diberikannya kepada kita, mulai dari kehidupan, nyawa, darah, denyut nadi, udara dan semua yang ada dialam semesta ini adalah tanda-tanda keberadaannya, so semuanya wajib untuk disyukuri sob dan itu lah yang menjadi esensi dari Hubungan Manusia dengan Tuhan. Kemudian Hubungan manusia dengan manusia, ini lebih kepada komunikasi verbal. Bagaimana manusia bisa menjalin tali silaturahim dengan sesama dan menjaga hubungan lewat garis sosial, biasanya sih lebih sulit dalam pengaplikasiannya karena kita berjalan dengan kondrat yang sama, karena sama-sama diberikan nalar untuk berfikir sehingga adanya perbedaan pendapat, proses penyampaian aspirasi dan lain sebagainya, itu juga merupak salah satu bukti kekuasaan Tuhan, sehingga Tuhan memberikan pedoman kepada manusia dalam bentuk Alqur'an dan mengutus Rasulullah sebagai suri tauladan bagi manusia agar manusia tetap memiliki  kompas yang akan menjaga arah kehidupan dari kesesatan.
Maka kesimpulannya kita tidak akan bisa mengenal dan memahami diri sendiri jika belum bisa mengenal orang lain, karena itu esensi dari Hubungan antara Manusia dengan Manusia dan esensi dari kehidupan dunia yang sebenarnya. 
So, Nih aku kasih tipsnya. "Kenali dirimu maka kau akan mengenali Tuhanmu" aku muslim sob, agamaku mengajarkan untuk percaya terhadap keberadaannya melalui apa yang telah diciptakannya dialam semesta ini, sebab dengan mengenali Tuhan maka kita akan mengerti arti kehidupan, dengan mengerti arti kehidupan kita akan mengerti arti kebersamaan, dengan mengenali arti kebersamaan kita akan mengerti arti saling memiliki dan dengan mengerti arti saling memiliki kita akan saling memahami satu sama lainnya. Maka bersyukurlah disetiap kesempatan yang masih diberikan Tuhan.
Postingan Lebih Baru Beranda

Jumlah Kunjungan

Flickr

Popular Posts

Twitter Feed

Join Me On Facebook

Followers

Follow by Email

Translate

Ada kesalahan di dalam gadget ini
Observasi Psikologi. Diberdayakan oleh Blogger.

Social Icons

Copyright Text

Featured Posts

 
 

Recent Posts

Flag Counter

Templates by Nano Yulianto | CSS3 by David Walsh | Powered by {N}Code & Blogger